DONATE & SHOP
Lets share some love updates
Your Womanhood Diary
Your Womanhood Diary

Kenali Penyebab dan Cara Menghentikan Overthinking

Share:

Memang rasanya sulit ya, bu berhenti sejenak untuk tidak memikirkan apapun. Setiap hari ada saja yang membuat pikiran kita overthinking. Entah itu menghadapi anak GTM, membagi waktu untuk bekerja dan keluarga atau keinginan untuk fokus mengurus anak, tapi cicilan rumah masih panjang. 

Apa sih penyebabnya? Mengutip dari Forbes, overthinking bisa dipicu oleh dua hal, yaitu stres dan kecemasan. Overthinking juga muncul ketika kita khawatir tentang suatu hal sehingga kita berlarut-larut memikirkannya.

Akhir-akhir ini banyak orang mengeluh di media sosial karena sering overthinking. Meski begitu, overthinking bukanlah sebuah trend. Overthinking adalah suatu kondisi ketika terus-menerus memikirkan suatu hal.

Karena memikirkannya secara berlebihan, fokus kita menjadi teralihkan hingga akhirnya mengganggu aktivitas sehari-hari. Duh, kalau sudah overthinking memang bawaannya tuh ingin melamun dan menyendiri saja seharian ya, bu. 

Alasan Kenapa Overthinking itu Harus Disingkirkan

Overthinking membuat kita memikirkan hal yang sama secara berulang dan dalam waktu lama. Jika dibiarkan, kita akan kehilangan banyak energi dan waktu. Tak hanya itu saja, overthinking juga akan membuat kita merasa cemas dan tidak bisa merasakan kedamaian dalam diri kita.

Cara Menghentikan Overthinking

Sebagai makhluk yang diberi akal, tentu kita selalu berpikir. Meski begitu, kita tidak boleh berpikir secara berlebihan hingga kesehatan mental kita terganggu. Berikut beberapa cara untuk menghentikan overthinking:

1. Pikirkan Sisi Positifnya

Overthinking umumnya berawal dari pikiran negatif sehingga otak terus memikirkan segala kemungkinan terburuk yang akan kita hadapi. Nah, saat kamu mulai merasa overthinking, coba pikirkan apa saja sisi positifnya. Kamu juga bisa menuliskan plus minusnya dari sesuatu yang kamu pikirkan supaya lebih jelas.

2. Mengalihkan Pikiran

Jika kamu kesulitan menemukan sisi positifnya, coba alihkan dulu pikiranmu sejenak dengan beraktivitas. Lakukan apa pun yang membuatmu bahagia. Kamu bisa pergi dan jalan-jalan sebentar, makan makanan favorit, atau tidur untuk menenangkan pikiranmu. 

3. Merangkul Rasa Takut 

Wajar kalau kamu takut mencoba hal baru atau takut gagal. Tapi, jangan sampai rasa takut itu terus menghantuimu. 

Ada banyak hal yang tidak bisa kita kendalikan sehingga kita tidak bisa selalu berhasil. Apresiasi dirimu karena sudah melakukan yang terbaik dan berhenti membayangkan kegagalan yang belum tentu terjadi.

4. Sadarilah Bahwa Kita Tak Bisa Meramal Masa Depan

Overthinking membuat kita terus memikirkan kemungkinan yang akan terjadi di masa depan. Padahal, apa yang kita pikirkan saat ini belum tentu akan terjadi. 

Kamu boleh membuat rencana dan antisipasi, tapi jangan sampai membuatmu stres dan kehilangan banyak waktu ya, bu. Semesta pasti memberikan yang terbaik untuk kita di hari esok.

5. Berhenti Menyesal

Tanpa disadari, overthinking juga membuat kita larut dalam penyesalan ketika salah mengambil keputusan. Untuk keluar dari situasi ini, kita harus berhenti menyesal dan berlapang menerima kenyataan. 

Setiap orang pernah berbuat salah sehingga wajar jika kali ini kamu salah langkah atau salah ambil keputusan. Maafkan dirimu, lalu segera move on ya, bu.

Referensi:

Dwi Reka

Energetic person and women issue observer, a writer

Related
Protected: How To Be a Happy Mother E-Course
Menyambut Pribadi yang Baru Setelah Dianugerahi Gelar ‘Ibu’
Bagian Tersulit Menjadi Ibu yang Tak Diceritakan Orang-orang
Tags: #haloibu, #haloperempuan, #ibu, #menjadiibu, #menjadiperempuan, #perempuan, #perempuanbisa
No Comment
Leave a comment!
Your Name*
Your Email*
Your Website
Your Comment
@haloibuid