DONATE & SHOP
Lets share some love updates
Your Womanhood Diary
Your Womanhood Diary

Pentingnya Mencintai Diri Sendiri, Kalau Bukan Kamu Yang Lakuin, Siapa Lagi?

Share:

 

Halo, ibu apa kabar? Kamu masih mencintai dirimu sendiri, kan? 

Karena terlalu sering mendengar komentar orang lain terhadap diri kita, terkadang membuat kita tidak bisa menghargai diri sendiri, apalagi mencintainya. Kita terus-terusan memikirkan komentar tersebut hingga memandang diri kita sendiri dari kaca mata orang lain. Akibatnya, rasa cinta itu sulit muncul dan kita selalu merasa kurang dalam kehidupan. 

Sulitnya mencintai diri sendiri adalah masalah yang dihadapi oleh masyarakat global. The Body Shop pernah melakukan studi kepada 22.000 responden dari 21 negara, termasuk Indonesia. Penelitian ini dilakukan untuk melihat indeks self love  yang diberi skor 0-100. Hasil studi menunjukkan bahwa seluruh responden mengalami krisis self love. Skor rata-rata dari indeks self love global yaitu hanya 53. 

Studi The Body Shop juga mengungkapkan bahwa pengguna media sosial yang aktif memiliki nilai self love yang rendah. Artinya, mereka yang sering bermain media sosial mengalami kesulitan untuk mencintai diri sendiri. Memang tak bisa dipungkiri lagi kalau kita sering membandingkan diri sendiri dengan orang lain dari unggahan media sosial. Unggahan media sosial juga selalu membuat kita merasa tidak puas dan tidak percaya diri dengan apa yang kita miliki saat ini. 

Apa Pentingnya Mencintai Diri Sendiri? 

Menurut Psikolog Ikhsan Bella Persada, mencintai diri sendiri itu penting untuk mencegah gangguan kecemasan hingga depresi yang bisa merusak kesehatan mental kita. Mencintai diri sendiri juga akan memudahkan kita mengetahui kelebihan, kekurangan, dan potensi diri kita. 

Self love bukan berarti egois dan berbuat semaunya tanpa memperdulikan orang lain. Mencintai diri sendiri adalah rasa sayang terhadap tubuh kita, bersikap baik pada diri sendiri serta memaafkan segala kesalahan yang telah diperbuat. 

“Self love ditandai ketika Anda memiliki pandangan yang positif terhadap diri sendiri dan juga orang lain. Pandangan atau masukan dari orang lain dapat dijadikan motivasi untuk membangun kepribadian yang lebih baik,” ungkapnya seperti dikutip Klikdokter. 

Selain untuk menjaga kesehatan mental, mencintai diri sendiri juga akan membuat kita lebih percaya diri. Ketika kamu tidak lagi membandingkan diri dengan orang lain dan bisa menerima kekurangan dalam hidup, maka rasa percaya diri itu akan muncul. Saat mendengarkan cerita kesuksesan orang lain,  jadikanlah mereka sebagai motivasi, bukan saingan. 

Berhenti Membandingkan Diri dengan Orang Lain Saja Tidak Cukup 

Selain berhenti membandingkan diri, ada beberapa hal lainnya yang bisa membuat kamu merasakan self love. Antara lain yaitu, tidak terlalu memikirkan pendapat orang lain. Kita hanya perlu mendengarkan saran yang membangun dan mengabaikan kritik yang menjatuhkan kita. Jangan ambil hati jika komentar orang lain terdengar seperti merendahkan atau meremehkan kita. 

Kemudian, maafkan diri sendiri ketika berbuat salah. Seperti kita yang selalu berusaha memaafkan kesalahan orang lain, kita pun harus menjadi orang pertama yang memaafkan diri kita sendiri. Jangan terus-terusan menyalahkan diri sendiri karena hal ini hanya akan merusak kesehatan mentalmu. Akuilah kesahalanmu, maafkan, dan jangan mengulangnya lagi. 

Terakhir, terima apa yang menjadi kekuranganmu dan jangan terus-terusan berpikir untuk menutupinya. Bu, setiap orang terlahir dengan memiliki kekurangan. Jadi, daripada kita menguras energi untuk menutup-nutupi kekurangan itu, sebaiknya kita lebih fokus mengembangkan kelebihan kita. 

Kesulitan mencintai diri sendiri itu wajar kok, bu. Tapi, jangan biarkan kondisi ini terus berlarut karena kita yang paling bertanggung jawab untuk memberikan perhatian dan mencintai diri sendiri. Kalau bukan kita, siapa lagi? 

Referensi: 

Dwi Reka

Energetic person and women issue observer, a writer

Related
Tips Lindungi Anak Dari Pelecehan Seksual
Perjuangan Menjadi Ibu Baru Dan Tips Menghadapinya 
Menjaga Paru-paru Dari Polusi Udara Jakarta Yang Tiada Akhir 
Tags: #cinta, #haloibu, #perempuan, #perempuanbisa, #selflove, #womenempowerment
No Comment
Leave a comment!
Your Name*
Your Email*
Your Website
Your Comment
@haloibuid