DONATE & SHOP
Lets share some love updates
Your Motherhood Journey
Your Motherhood Journey

Raising Michelle Obama. Parenting Tips from the Best-Selling Book “Becoming”

Share:

Belum lama ini, saya selesai membaca buku “Becoming” karya Michelle Obama yang merupakan salah satu buku terlaris di dunia pada tahun 2018.

Buku ini jadi menarik karena Michelle Obama sendiri, terlepas dari identitas suaminya yang merupakan presiden Amerika berkulit hitam pertama dalam sejarah, adalah seorang yang ikonik.

Meskipun “Becoming” tidak dimaksudkan sebagai buku parenting, saya secara otomatis tertarik pada sosok Marian Shields Robinson, ibunda dari Michelle dan kakaknya, Craig. Marian adalah seorang ibu rumah tangga, bersuamikan seorang pekerja instalasi saluran air yang menderita multiple sclerosis, dan hidup mengontrak di lantai 2 sebuah apartmen tua seluas 80 m2 milik bibinya. Di tengah semua keterbatasan itu, Marian mampu membesarkan dua orang anak cerdas dan berbakat yang di kemudian hari diterima di Universitas Princeton, dan menjadi sosok- sosok berpengaruh di bidangnya masing- masing.

Michelle with her mom and daughters
Source : @michelleobama

Ada beberapa gaya parenting Marian Robinson yang menurut saya sangat berpengaruh pada proses pertumbuhan anak- anaknya;

Marian sangat aktif memonitor kegiatan putra-putrinya di sekolah. Selain ikut andil dalam organisasi orang tua, ia juga pernah mengkritisi kualitas guru di sekolah Michelle, dan mendorong terciptanya program kelas akselerasi untuk murid- murid berbakat. Ia rajin berdiskusi dengan guru putra-putrinya untuk memantau perkembangan mereka di sekolah, dan tak jarang memberi saran untuk proses belajar- mengajar yang lebih baik.

Marian mendorong putra-putrinya untuk bercerita apa saja dan memiliki opini mereka sendiri tentang sebuah isu. Ia dan suaminya tidak pernah terlalu mengekang dan mengkritisi apa yang menjadi pilihan pribadi anak-anaknya. Sejak dini, ia memilih menghargai otonomi intelektual mereka. Pernah suatu saat Michelle berdebat dengan kakeknya, karena ia keberatan dengan cara kakeknya memperlakukan neneknya. Marian memilih tidak menghentikan Michelle.

Meskipun tidak mampu membelikan Craig dan Michelle banyak buku- buku mahal, Marian rutin mengajak mereka ke perpustakaan dan menyediakan seperangkat ensiklopedia berkualitas untuk dibaca dirumah. Ia mengajarkan anak- anaknya untuk bisa membaca sebelum usia sekolah, dan mendorong mereka untuk membaca banyak buku.

Di tengah keterbatasan ekonomi, Michelle dan kakaknya mengenyam pendidikan musik sejak dini, juga aktif di berbagai kegiatan olah raga dan seni seperti basket, sepak bola, dan menari. Kegiatan ekstra memberi mereka sense of achievement dan menyibukkan mereka dari kegiatan lain yang kurang bermanfaat. Marian dan suaminya tidak pernah makan di restoran, tapi mereka memilih menyisihkan uang untuk memberangkatkan Michelle ke Perancis untuk sebuah program latihan bahasa asing.

Setiap weekend, Marian membawa anak- anaknya berkumpul dengan keluarga besar dan teman- teman mereka. Bersosialisasi mengajarkan anak-anaknya cara membawa diri dan mengenali berbagai macam jenis orang dan perbedaan mereka.

Di tengah masa- masa galau memilih sekolah berkualitas untuk putri saya, yang hampir semua biaya masuknya bisa digunakan untuk beli 1 unit mobil, cara Marian Robinson mendidik anak- anaknya mengingatkan saya akan satu hal; pada akhirnya, Pendidikan paling dasar dan paling penting adalah di rumah. Dengan menciptakan lingkungan yang edukatif, kita telah menciptakan fondasi yang kokoh untuk perkembangan anak- anak kita.

Mutia

A mother, writer, entrepreneur and marketer, wishing to empower.

Related
Postpartum Education Class : Semakin Siap, Semakin Bahagia!
Conscious Decluttering
What is Postpartum Depression?
Tags: #becoming, #book, #haloibu, #haloiburecommendation, #haribukunasional, #michelleobama
No Comment
Leave a comment!
Your Name*
Your Email*
Your Website
Your Comment
@haloibu.id
This error message is only visible to WordPress admins

Error: API requests are being delayed for this account. New posts will not be retrieved.

There may be an issue with the Instagram Access Token that you are using. Your server might also be unable to connect to Instagram at this time.