DONATE & SHOP
Lets share some love updates
Your Womanhood Diary
Your Womanhood Diary

Lika-liku Motherhood di Film Look Both Ways, Relate Banget!

Share:

Perjalanan menjadi ibu adalah momen yang penuh tantangan bagi perempuan. Layaknya menekuni profesi baru, menjadi ibu juga membuat perempuan harus beradaptasi dengan kondisi baru. Ada kalanya proses adaptasi itu terasa menyenangkan, tapi tak jarang terasa berat hingga membuat air mata mengalir deras.

Natalie Bennett adalah pemeran utama dalam film Look Both Ways yang tayang di Netflix. Di Film ini, Natalie digambarkan sebagai perempuan cerdas yang berambisi ingin berkarier di dunia animasi.

Bahkan, ia membuat rencana dan target yang harus dicapai dalam lima tahun ke depan. Mulai berencana ingin kerja di studio animasi ternama hingga menargetkan untuk jadi ‘best employee’.

“Gagal berencana, berarti sudah gagal,” ucap Natalie.

Sayangnya, rencana jangka panjang yang sudah dibuat itu terpaksa ditunda karena Natalie hamil dan akan menjadi seorang ibu. Nah, disini lah lika-liku motherhood  Natalie dimulai.

Pada dasarnya, Look Both Ways tidak membahas secara keseluruhan tentang perjalanan motherhood. Film ini lebih berfokus pada dua kemungkinan yang akan dialami seorang perempuan setelah melakukan seks bebas.

Kemungkinan pertama, yaitu tidak hamil sehingga Natalie bisa fokus berkarier dan merealisasikan rencananya. Kemungkinan keduanya yaitu Natalie hamil, sementara ia sendiri tidak pernah berencana menikah atau menjadi ibu di usia muda.

Dari kemungkinan kedua ini, kita bisa melihat bagaimana perjuangan Natalie menghadapi transisi menjadi ibu. Lalu, bagaimana lika-liku motherhood di film ini yang sesuai realita? Berikut ulasannya:

Ketakutan Perempuan Setelah Menjadi Ibu

Terkadang, peran menjadi ibu membuat perempuan khawatir tak bisa berkarier dan mengejar impian. Begitu pula dengan Natalie yang tak pernah berencana menjadi ibu. 

Bukan hanya dirinya sendiri, tetapi orang tuanya pun khawatir Natalie tak akan bisa mengejar mimpinya setelah memiliki anak.

 “Kamu akan melepas impianmu,” ucap ibunya pada Natalie. 

Kehilangan Jati Diri

Menjadi ibu bagaikan identitas baru bagi perempuan. Di fase ini, perempuan merasa kehilangan jati diri karena lebih memprioritaskan anak dan sering mengabaikan dirinya sendiri. Bahkan, Natalie sampai merasa tak memiliki kehidupan lagi. 

“Karena aku tak bekerja, aku tak bertemu teman, aku juga tidak melakukan apapun,” kata Natalie. 

Seperti yang dikatakan ibu Natalie, merasa kehilangan diri saat bertransisi menjadi ibu adalah hal normal. Meski merindukan kehidupan sebelum memiliki buah hati, dengan perlahan perempuan menyesuaikan kehidupan barunya.

“Ada yang terjadi saat wanita hamil, tak ada yang membahas itu. Kita akan sedikit sedih. Kita meratapi diri kita yang dulu,” kata Ibu Natalie Bennett.

“Sebesar apapun keinginan kita untuk jadi ibu, kita tak akan pernah tak menjadi ibu lagi. Kau akan melepaskan dirimu yang dulu,” imbuhnya.

Merasa Kesepian

Meski selalu ada keluarga yang membantu, tetapi ada kalanya transisi menjadi ibu membuat perempuan merasa kesepian. 

Di film ini, Natalie menangis saat melihat sahabatnya yang bebas bekerja dan bertemu banyak orang, sedangkan ia hanya menghabiskan waktu untuk mengurus bayinya. 

Dukungan Selama Masa Postpartum Menguatkan Perempuan

Dukungan orang terdekat sangat penting di masa ini. Seperti Gabe yang memberi pujian saat Natalie mulai membenci rutinitasnya sebagai ibu. 

“Tidur hanya dua jam itu luar biasa. Manusia kecil tetap hidup dengan usahamu sendiri. Dan kau terlihat cantik seperti biasanya,” ucap Gabe pada Natalie. 

Kembali Bersemangat Mengejar Impian

Saat sudah akrab dengan motherhood, perempuan kembali menemukan identitas dirinya sendiri. Semangatnya pun menggebu-gebu untuk berkarier dan mengejar mimpinya. 

Meski sempat frustasi tak bisa menjadi seniman, pada akhirnya Natalie kembali bersemangat untuk berkarya

Dari film ini, kita mengetahui bahwa transisi menjadi ibu adalah proses yang butuh perjuangan. Ada masa dimana kita merasa kesepian dan kehilangan diri sendiri. Namun, itu semua hanyalah bagian dari perjalanan yang indah.

Kamu hebat sudah berjuang sejauh ini. Seperti yang dikatakan ibu Natalie, kita memang tidak akan bisa lagi tidak menjadi ibu, tetapi kita pasti bisa menaklukan peran baru ini. 

Saat sudah terbiasa menjalani kehidupan sebagai ibu, saat itulah kamu akan menemukan identitas dirimu yang dulu. Sama seperti Natalie yang kembali bersemangat untuk berkarya di tengah kesibukannya menjadi ibu.

Dwi Reka

Energetic person and women issue observer, a writer

Related
Protected: How To Be a Happy Mother E-Course
Menyambut Pribadi yang Baru Setelah Dianugerahi Gelar ‘Ibu’
Bagian Tersulit Menjadi Ibu yang Tak Diceritakan Orang-orang
Tags: #haloibu, #haloperempuan, #ibu, #menjadiibu, #menjadiperempuan, #perempuan, #perempuanbisa
No Comment
Leave a comment!
Your Name*
Your Email*
Your Website
Your Comment
@haloibuid