DONATE & SHOP
Lets share some love updates
Your Womanhood Diary
Your Womanhood Diary

Perempuan Punya Peran Penting Dalam Menyelamatkan Bumi 

Share:

Bumi kita sedang tidak baik-baik saja. Saat ini kita sedang menghadapi perubahan iklim dan kerusakan lingkungan yang semakin parah. Menurut Greenpeace, sebagian besar hutan di bumi sudah rusak. Hanya ada sekitar 15% hutan yang masih utuh dan 3% bagian laut di seluruh dunia yang tidak terkena campur tangan manusia. 

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menyatakan bahwa perubahan iklim disebabkan oleh aktivitas manusia. Maka, kita bertanggung jawab untuk mencegah kerusakan di bumi yang semakin parah. 

Bu, sebetulnya kita tak harus menjadi aktivis peduli lingkungan lalu membuat perkebunan berhektar-hektar demi menyelamatkan bumi. Ada cara yang lebih mudah, yakni menggunakan produk-produk sustainable yang tentunya ramah lingkungan. Hal ini akan berdampak besar mengingat pemahaman masyarakat Indonesia mengenai penggunaan produk sustainable masih rendah. 

Berdasarkan survei Katadata Insight Center (KIC) tahun 2021 lalu, dari 3.631 responden hanya 28% yang memahami pentingnya produk sustainable. Padahal, saat ini sudah ada banyak jenis produk sustainable. Mulai dari skin care, menstrual cup, pembalut reusable, hingga pakaian ramah lingkungan. 

Ketimpangan Gender Jadi Peluang Perempuan  untuk Memimpin  

Ketimpangan gender di mana tidak adanya kesetaraan antara perempuan dan laki-laki sering kali dikaitkan dengan hal negatif. Namun, ketimpangan gender dalam isu sustainability justru menjadi peluang baik bagi perempuan untuk memimpin. Bu, apakah kamu menyadari bagaimana bentuk ketimpangan gender dalam isu ini? 

Mengutip The Guardian, ketimpangan dapat kita lihat dari dominasi produk sustainable yang dikhususkan untuk perempuan. Seperti yang sudah disebutkan di atas, contohnya yaitu skin care, menstrual cap, dan pembalut reusable. Bahkan, di Eropa banyak produk sustainable dibuat dengan warna pink.  

Memang, ada produk sustainable yang juga bisa digunakan oleh laki-laki. Namun, jumlahnya tidak sebanyak produk yang dikhususkan untuk perempuan. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Sex Roles (2019) menyebut laki-laki cenderung tidak mau menggunakan produk sustainable seperti tas belanja yang dibuat dengan cara daur ulang. Kecuali, produk tersebut dibranding dengan mengusung konsep maskulinitas. 

Banyaknya produk sustainable yang dikhususkan untuk perempuan memberikan peluang bagi kita dalam mengambil peran besar. Hal ini juga menjadi kesempatan baik untuk kita unjuk diri dan membuktikan bahwa perempuan dibutuhkan dunia dalam menyelamatkan bumi.  

Hal Lainnya yang Bisa Dilakukan untuk Menyelamatkan Bumi 

Kunci untuk mulai menjalankan peran dalam menjaga bumi yaitu dengan mengubah gaya hidup dari sekarang juga. Gunakan produk yang proses pembuatannya tidak mencemari lingkungan. Kemudian, hindari penggunaan plastik karena nantinya hanya akan menjadi sampah yang dapat merusak lingkungan. Seperti kita ketahui, dibutuhkan waktu selama ratusan tahun untuk mengurai sampah plastik. 

Selain itu, memilah sampah organik dan non organik juga termasuk gaya hidup sustainable loh, bu. Apa gunanya kalau kita selalu menggunakan produk ramah lingkungan, tetapi masih tidak bisa memilah sampah dengan baik. Hal ini dapat mengurangi beban lingkungan dalam mengurai sampah. Lalu, pemilahan juga membantu petugas kebersihan dalam mengelola sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). 

Bagi ibu yang ingin mendapatkan manfaat ekonomis dari pemilahan sampah bisa menjadi nasabah bank sampah. Ibu bisa menjual dan meminjam uang dari sampah plastik yang dikumpulkan di bank sampah. Menurut data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada tahun 2018 Indonesia sudah memiliki lebih dari 8.000 bank sampah. 

Jumlah tersebut diprediksi masih terus bertambah melihat pertumbuhan bank sampah yang terus meningkat. Untuk mengetahui keberadaan bank sampah terdekat, ibu bisa menanyakannya kepada RT atau RW setempat. 

Sumber: 

Dwi Reka

Energetic person and women issue observer, a writer

Related
Kenali Gejala Hepatitis Akut, Penyakit Yang Menyerang Anak Dan Mulai Mewabah Di Dunia 
Kenali 4 Fase Quarter Life Crisis, Kamu Ada Di Tahap Mana?
Melihat Kepribadian Seseorang Dari Aroma Parfum
Tags: #banksampah, #bumi, #cintabumi, #earth, #ecofriendly, #gayahidup, #haloibu, #haloperempuan, #ibu, #lifestyle, #menjadiibu, #menjadiperempuan, #nature, #pengelolaansampah, #perempuanbisa, #perempuanindonesia, #recycle, #reduce, #reuse, #sampah, #sustainable
No Comment
Leave a comment!
Your Name*
Your Email*
Your Website
Your Comment
@haloibuid