DONATE & SHOP
Lets share some love updates
Your Motherhood Journey
Your Motherhood Journey

What is baby blues ?

Share:

Istilah baby blues sudah tidak asing lagi di telinga kita. Istilah yang memang tidak baru ini semakin marak diperbincangkan di semua kalangan, khususnya ibu. Mungkin sebagian ibu sudah pernah mendengar istilah baby blues bahkan ada yang sudah pernah mengalaminya.


Setelah melahirkan, hormon-hormon kehamilan menurun drastis. Lalu, diganti dengan produksi hormon-hormon untuk menyusui. Nah, fluktuasi atau perubahan hormonal dalam tubuh ini bisa menimbulkan efek kurang nyaman. Alhasil, memicu perasaan-perasaan negatif. Penyebab lain munculnya baby blues adalah kondisi psikologis ibu baru, misalnya ada rasa kecewa, rasa bersalah atas proses persalinan yang baru saja dilewati, mengalami kesulitan menyusui, khawatir dirinya tak bisa menjadi ibu yang baik bagi bayi, kelelahan kewalahan berperan sebagai ibu baru.

Fonda Kuswandi, S.psi. Praktisi Hypno-birthing, Hypnobreastfeeding, Hypoparenting dari Pro clinic holistic health care, Jakarta

Sindrom baby blues biasanya terjadi dalam kurun waktu 2 minggu setelah ibu melahirkan atau disebut masa postpartum. Sifatnya yang temporer membuat baby blues akan akan ‘sembuh’ dengan sendirinya tanpa perlu ditangani dengan terapi. Pertolongan yang paling tepat menurut dukungan moral dari lingkungan sekitar khususnya suami yang berperan penting dalam membantu ibu dalam mengatasi sindrom ini.

Secara garis besar, di bawah ini adalah gejala-gejala yang timbul dan penyebab saat ibu mengalami baby blues.

Astrid Maria

A mother, a bibliophile, and montessorian. More with less.

Related
Baby blues di kehamilan kedua
Depresi: Sebuah Pengakuan Yang Tertunda
Tags: babyblues
No Comment
Leave a comment!
Your Name*
Your Email*
Your Website
Your Comment
@haloibu.id